FKPP Kukar Gelar Pertemuan Rutin, Perkuat Ukhuwah dan Komitmen Membangun Pesantren

Samboja, Kutai Kartanegara — Forum Komunikasi Pondok Pesantren Kutai Kartanegara (FKPP Kukar) kembali menggelar kegiatan rutin sebagai wadah silaturahmi, komunikasi, dan musyawarah antar-pimpinan pondok pesantren. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Minggu, 4 Oktober 2026, bertempat di Pondok Pesantren Raudatul Jannah, Samboja, mulai pukul 09.10 hingga 12.03 WITA.

Kegiatan kali ini mengusung semangat “Menguatkan Ukhuwah, Bersama Membangun Pesantren, Berkhidmat untuk Masyarakat.” Tema tersebut menjadi landasan bagi para peserta untuk mempererat hubungan antarpesantren sekaligus membahas berbagai hal yang berkaitan dengan perkembangan pendidikan pesantren di Kabupaten Kutai Kartanegara.

Acara diawali dengan pembukaan yang disampaikan oleh Ustadz Rahmadi Wirantanus, S.Pd.I., M.Pd. Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan doa pembuka oleh Ketua NU Kutai Kartanegara KH.Muhammad Askin Bahar, serta pembacaan ayat suci Al-Qur’an.

 

  1. Forum komunikasi Pondok Pesantren (FKPP)

 

Dalam sesi sambutan, Kiai Haji Abdul Rosyid, S.Pd.I. menyampaikan sejumlah arahan terkait penguatan peran pondok pesantren dan pentingnya menjaga kebersamaan di antara para pengasuh serta pimpinan pesantren.

Sambutan berikutnya disampaikan oleh Kapolres Kutai Kartanegara, AKBP Khairul Basyar, S.H., M.H. Kehadiran pihak kepolisian dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap komunikasi dan kerja sama antara pesantren dengan berbagai unsur pemerintahan dan masyarakat.

Sementara itu, Kiai Haji Moch. Soberun, S.Pd,I, turut menyampaikan beberapa hal penting, khususnya mengenai peringatan Hari Santri Nasional dan pembahasan terkait Peraturan Daerah (Perda) Pesantren.

Setelah rangkaian sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan sesi rapat dan musyawarah. Dalam sesi ini, berbagai masukan disampaikan oleh sejumlah pihak terkait perkembangan dan kebutuhan pondok pesantren di Kutai Kartanegara.

Selanjutnya, dari pihak Sekretaris Kabupaten (Sekcap/Sekda) disampaikan dukungan terhadap kegiatan FKPP. Pesantren dinilai memiliki peran penting dalam memberikan pendidikan agama kepada para santri. Diharapkan ke depannya citra pondok pesantren semakin baik melalui pengembangan pendidikan karakter, sehingga dapat melahirkan generasi yang memiliki karakter Islami serta menjadi pribadi yang saleh dan salehah.

Dukungan juga disampaikan oleh pihak Koramil Samboja. Mereka mengapresiasi terselenggaranya kegiatan FKPP serta mendukung komunikasi secara langsung melalui pertemuan para pimpinan pondok pesantren. Sinergi tersebut dinilai penting dalam menjaga hubungan baik dan memperkuat kerja sama antara pesantren dengan unsur masyarakat dan pemerintahan.

Dalam musyawarah tersebut juga dibahas mengenai perkembangan pondok pesantren. Salah satu pembahasan disampaikan oleh Kyai Muhubin Ali, yang memberikan apresiasi kepada para santri yang mampu menyelesaikan hafalan Al-Qur’an 30 juz. Pencapaian tersebut dinilai sebagai sebuah prestasi yang patut diapresiasi dan menjadi motivasi bagi para santri lainnya.

Selain itu, rapat turut membahas realisasi beasiswa santri serta berbagai persiapan dalam menyambut Hari Santri Nasional.

Melalui pertemuan rutin ini, FKPP Kukar diharapkan dapat terus menjadi wadah komunikasi dan koordinasi bagi pondok pesantren di wilayah Kutai Kartanegara. Dengan adanya kebersamaan dan sinergi antara para pengasuh pesantren, pemerintah, aparat keamanan, serta masyarakat, pesantren diharapkan semakin berkembang dalam menjalankan perannya di bidang pendidikan, keagamaan, pembentukan karakter, dan pengabdian kepada masyarakat.

Kegiatan FKPP Kukar kemudian ditutup dengan pembacaan doa dan dilanjutkan dengan foto bersama seluruh peserta. Pertemuan tersebut menjadi momentum untuk mempererat ukhuwah sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam memajukan pondok pesantren dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat Kutai Kartanegara.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *